Murtiningsih

Guru Pembimbing di SMK N 2 Magelang...

Selengkapnya
Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan oleh Keraguan

Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan oleh Keraguan

Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan oleh Keraguan

#Mengikat Makna#

Pagi ini suami berangkat kerja agak siang sehingga saya bisa berangkat ke sekolah bersama suami. Telah menjadi kebiasaan suami jika berangkat kerja selalu mendengarkan kajian Islam atau mendengarkan Murotal Al Qur'an sebagai teman yang menemaninya sampai tempat kerjanya. Kebetulan pengisi kajian Islam yang disiarkan oleh salah satu radio adalah ustadz Firanda. Beliau adalah pengisi tetap pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Madinah. Pada saat musim haji ustadz Firanda memiliki jadwal tetap untuk mengisi pengajian selepas maghrib sampai menjelang waktu sholat isyak tiba.

Pada kajian yang beliau sampaikan pagi ini bertemakan "Keyakinan Tidak Bisa Dihilang oleh Keraguan". Judul ini menurut beliau merupakan satu dari 5 kaidah besar yang dijadikan dalam kajian fiqih. Pada awal ceramahnya diberikan ilustrasi tentang makna keyakinan dan keraguan. Beliau mencontohkan tingkatan dari ketidaktahuan, keraguan, prasangka, sampai pada keyakinan yang "haqqul yakin". Selanjutnya beliau memberikan gambaran yang mudah untuk membedakan konsep yang dimaksud dalam judul tulisan ini dengan jawaban orang yang kita tanya terhadap keberadaan seseorang. Alternatif jawabannya mungkin dijawab tidak tahu atau ragu mungkin tahu atau mungkin tidak tahu, atau jawabannya tahu karena tidak lama yang bersangkutan masuk ke rumah, sampai pada jawaban yang meyakinkan mengetahui dan bisa menunjukkan orang yang bersangkutan di hadapan kita.

Implementasinya kaidah "keyakinan tidak bisa dihilangkan oleh keraguan dalam beribadah dengan menyitir hadist nabi, ustadz Firanda mencontohkan dalam melaksanakan ibadah sholat. Seandainya dalam melaksanakan ibadah sholat di tengah-tengah rakaat yang telah dijalankan, seseorang merasa apakah dia telah mengerjakan 1 atau 2 rekaat, maka dengan kaidah ini dikembalikan apakah kita yakin sudah mengerjakan berapa rakaat. Jika kita yakin telah melaksanakan 2 rakaat, maka tinggalkan keraguan yang satu rakaat atau sebaliknya. Contoh yang lain dikemukaan, apakah kita merasa buang angin atau tidak di tengah-tengah waktu sholat kita sehingga kita ragu apakah sholat kita sudah batal atau belum. Jika kita yakin bahwa kita belum buang angin, maka keraguan tidak bisa menghilangkan keyakinan bahwa kita masih merasa sah sholat kita.

Menurut ustadz Firanda dikemukakan bahwa kaidah ini untuk menghilangkan was-was atau keraguan dalam melaksanakan sesuatu dalam ibadah. Sebuah kajian agama yang sangat berarti untuk pagi ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

#indahnyangaji#cintaterbaikku#cintatakpernahsalah#aimafarhasfirsayaning#mgl8mei2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bunda, selama ini jika saya ragu apakah sudah 2 rakaat atau 3, saya pilih 2 untuk menghindari kekurangan. Juga ketika saya ragu sudah batal atau belum, saya memilih lebih baik memperbaiki wudhu" kembali. Itulah ya...bunda, setan seringkali merasuki hati kita menimbulkan rasa was-was didalam diri kita. Jazakillah khoir, mudah-mudahan ke depannya saya bisa lebih khusyu" lagi. Semoga sehat-sehat selalu bundaku. Mohon ma'af lahir dan bathin, menjelang Ramadhan, bunda. Barakallah.

08 May
Balas

Alhamdulillah kita harus selalu berhati2 bunda, smg Allah mengapuni segala dosa kita, mhn maaf lahir batin slmt menjalankan ibadah puasa ramadhan, salam untuk kel di medan, baarakallah

08 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali